- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- DPRD Sukoharjo Lakukan Kunjungan Kerja ke DPRD Purworejo
- Pimpin Apel Pagi, Sekretaris DPRD Purworejo Tekankan Disiplin ASN dan Efisiensi Anggaran
- Sekretariat DPRD Purworejo Hadiri Sosialisasi Perubahan Renja PD 2026
- Sub bagian Umum dan Kepegawaian adakan Rapat Internal
- Sekretariat DPRD Menggelar Rapat Bahas Penerapan Informasi PPID dan JDIH DPRD Kabupaten Purworejo
- Sekretariat DPRD melaksanakan rapat koordinasi tindak lanjut pembahasan Raperda tentang Penataan dan Pengendalian Infrastruktur Pasif Telekomunikasi.
- Sekretariat DPRD Melaksanakan Koordinasi Dalam Rangka Penyusunan NA tentang Pengelolaan Kost dan Kontrakan, Serta Perubahan Peraturan Daerah tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Sugito, S.E. Pamitan pada Apel Pagi DPRD Purworejo, Emban Amanah Baru di Kecamatan Bayan
- Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Koordinasi Tim Buletin DPRD Kabupaten Purworejo
Wakil Ketua DPRD menghadiri acara FGD Ketahanan Pangan
Berita Terkait
- Menjaga Kualitas Fasilitas Kesehatan di Tengah Keterbatasan Anggaran0
- Pembangunan Infrastruktur Berbasis Kesejahteraan, Kebutuhan Dasar Masyarakat Harus Diprioritaskan0
- Pendidikan Berkualitas Butuh Kolaborasi Banyak Pihak0
- Pengawasan Fasilitas Kesehatan Ditingkatkan0
- Studi Referensi Setwan Kab. Purworejo ke Setwan Kab. Bantul0
- Sosialisasi Pasar Berstandar Nasional (SNI) dan Optimalisasi Pelayanan Pasar Kabupaten Purworejo0
- Peringati Hari Disabilitas Internasional, Bupati Sampaikan Penyandang Disabilitas Berpotensi Sebagai Pelaku Perubahan0
- Bupati Bersama Forkopimda Studi Tiru ke Bendungan Sermo untuk Pengelolaan Bendungan Bener0
- Wakil Ketua DPRD Kab.Purworejo menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 20250
- Sekretaris Komisi II DPRD Kab.Purworejo menghadiri acara penyerahan surat sertipikat tanah milik pemerintah0
Berita Populer
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

Wakil Ketua DPRD didampingi Forkopimda dan pejabat terkait menerima kunjungan kerja Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan H. Muhamad Mardiono beserta rombongan, di Rumah Dinas Bupati Purworejo, Pada kesempatan itu juga dilaksanakan FGD ketahanan pangan di Pendopo Agung Purworejo, yang diwarnai saling bertukar cinderamata.
Purworejo merupakan kabupaten pertama yang dikunjungi utusan presiden dan akan menjadi pilot project pertama di Indonesia, untuk program ketahanan pangan. Dalam waktu dekat akan menerima bantuan ternak sapi 30 ekor yang direncanakan untuk Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag.
"Kunjungan kerja ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung program kerjanya dalam jangka 100 hari kerja. Indonesia pernah swasembada beras, bahkan pernah meminjamkan ke negara tetangga Vietnam, Kamboja dan Thailand. Tahun 2028 diharapkan Indonesia mencapai swasembada beras kembali,.
Menurutnya, masalah yang dihadapi bersama saat ini adalah keberadaan 17 juta petani gurem, yaitu petani dengan keterbatasan lahan. Menurutnya, pemerintah ingin mencari solusi untuk 17 juta petani dengan keterbatasan lahan ini, agar tetap produktif. Ia menekankan Program pemerintah ini harus dilaksanakan, dan pertama kali program ini untuk Kabupaten Purworejo.
"Kenapa Purworejo, karena lumbung pangan Jawa Tengah dan Nasional. Nanti para petani akan membentuk kelompok tani, kemudian akan terintegrasi dengan ternak sapi. Setelah itu diberikan bantuan sapi seberat 200 kg, setelah jadi 400 kg akan diambil dan diganti, begitu seterusnya. Kalau mulainya kapan, kami menunggu kesiapan Pemerintah Daerah," jelasnya.








