▴STEAK HOUSE▴ - Komisi I DPRD Purworejo Setujui Proses Lanjutan Hibah Aset Eks Bangunan SDN dan Lahan PMI
- Bapemperda Bahas Raperda Perubahan PDRD
- Setwan Hadiri Pertemuan Asdeksi Tingkat Nasional
- Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah
- Paripurna Peresmian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Antar Waktu
- Wakil Ketua DPRD Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I
- Ketua DPRD dan Ketua Komisi I Hadiri Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik Inspektorat Daerah
- Sekretariat DPRD Selenggarakan Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik
- Wakil Ketua DPRD Serahkan Bantuan Buku dan Tinjau Bantuan PAUD di Somongari
- Pimpinan dan Anggota DPRD Saksikan Grebeg Budaya Purworejo 2026
Sekretaris DPRD mengikuti Work Bahasa Jawa
Berita Terkait
- Komisi 1 menghadiri undangan Narsum di SMA N 5 Loano0
- Komisi 2 menghadiri undangan Kec Bener0
- Komisi 2 menghadiri undangan Rapat Kec Ngombol0
- Komisi 4 menghadiri undangan Kec Pituruh0
- Komisi 1 menghadiri undangan Narsum di Kecamatan Loano0
- Komisi 1 menghadiri undangan di Kec. Butuh0
- Bapemperda melaksanakan rapat terkait Pembahasan Raperda0
- Pimpinan Banmus rapat dengan OPD0
- Rapat Finalisasi Draft Naskah Akademis dan Draft Raperda0
- Pimpinan DPRD dan Bupati menandatangani Pakta Integeritas pengesahan rancangan perubahan APBD Kabupaten Purworejo Tahun 20230
Berita Populer
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

Sekretaris DPRD mengikuti kegiatan Workshop Pidato Bahasa Jawa bagi jajaran pejabat dan kepala perangkat daerah, di ruang Arahiwang kompleks Kantor Setda Kabupaten Purworejo, Senin (07/08/2023).
Workshop yang dibuka Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM itu, mengundang narasumber dari Program Studi Bahasa Jawa Universitas Muhammadiyah Purworejo Eko Santoso M Hum dan Herlina Setyowati MPd.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan eksistensi bahasa Jawa sebagai bahasa ibu dan warisan luhur nenek moyang semakin terkikis dengan perkembangan jaman. Terutama bahasa Jawa yang masuk strata kromo atau kromo inggil.
"Eksistensi bahasa Jawa sebagai bahasa ibu dan warisan luhur nenek moyang, dari waktu ke waktu semakin banyak ditinggalkan komunitasnya sendiri," katanya.
Bupati menilai, semakin banyak orang Jawa yang tidak bisa berbahasa Jawa, terutama bahasa Jawa yang masuk strata kromo atau kromo inggil. " Jangankan generasi z dan generasi sesudahnya, bahkan generasi millenial dan generasi sebelumnya-pun banyak yang sudah tidak mampu berbahasa Jawa dengan baik," ungkapnya.
Dikatakan lebih lanjut, penggunaan bahasa Jawa sudah sangat jarang memperhatikan tingkat tutur, lebih sering menggunakan bahasa Jawa Ngoko meskipun dengan orang yang lebih tua.
"Realitas ini tentu sangat sangat menyedihkan dan memprihatinkan, karena bahasa Jawa justru ditinggalkan oleh masyarakat Jawa. Sementara di sisi lain, banyak orang mancanegara yang justru sangat getol mempelajari bahasa Jawa yang dinilai sangat adiluhung," ujarnya.
Dirinya juga merasa prihatin karena banyak pejabat di jajaran Pemkab Purworejo termasuk Kepala Perangkat Daerah belum memiliki kemampuan memadai dalam berbahasa Jawa. Sehingga melalui pelatihan ini dirinya berharap para Kepala Perangkat Daerah maupun pejabat dan pegawai di jajaran Pemerintah Kabupaten Purworejo, dapat ikut nguri-uri bahasa Jawa. "Hasil dari pelatihan ini, akan dibuktikan bersama dalam Lomba Pidato Berbahasa Jawa dalam rangka Peringatan HUT Ke 78 Kemerdekaan republik Indonesia. Mari bersama-sama kita ikut berkontribusi dalam upaya ’nguri-uri’ bahasa Jawa," ajaknya.
Sumber: Prokopim








