▴STEAK HOUSE▴ - Komisi I DPRD Purworejo Setujui Proses Lanjutan Hibah Aset Eks Bangunan SDN dan Lahan PMI
- Bapemperda Bahas Raperda Perubahan PDRD
- Setwan Hadiri Pertemuan Asdeksi Tingkat Nasional
- Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah
- Paripurna Peresmian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Antar Waktu
- Wakil Ketua DPRD Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I
- Ketua DPRD dan Ketua Komisi I Hadiri Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik Inspektorat Daerah
- Sekretariat DPRD Selenggarakan Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik
- Wakil Ketua DPRD Serahkan Bantuan Buku dan Tinjau Bantuan PAUD di Somongari
- Pimpinan dan Anggota DPRD Saksikan Grebeg Budaya Purworejo 2026
Diwarnai Dua Sendratari, Pengetan Jumenengan Berlangsung Khidmat dan Sakral
Berita Terkait
- Jelang Hari Jadi, Bupati Pimpin Ziarah Ke Makam Pendiri Purworejo Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH memimpin ziarah ke makam Bupati pertama Purworejo RAA Tjokronegoro I di komplek Makam Bulus da0
- Bupati Monitoring Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 20240
- Pementasan Wayang Kulit Hari Jadi Purworejo Diwarnai Penyerahan Penghargaan Desa Mandiri0
- Komisi 1 menghadiri undangan Narsum di Dinas Perpustakaan & Kearsipan0
- Komisi 1 menghadiri Undangan Narsum dari Satpol PP0
- Studi Referensi DPRD Kab. Kebumen0
- Sekretariat DPRD menerima kunjungan SMKN.30
- Sekretaris DPRD menghadiri undangan Sosialisasi dari BPKPAD0
- Sekretaris DPRD menghadiri undangan Sosialisasi dari BPKPAD0
- Sekretaris DPRD menghadiri undangan Sosialisasi dari BPKPAD0
Berita Populer
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

Diwarnai Dua Sendratari, Pengetan Jumenengan Berlangsung Khidmat dan Sakral
Salah satu event yang ditunggu-tunggu pada rangkaian Hari Jadi ke 193 Kabupaten Purworejo adalah Pengetan Jumenengan. Seperti tahun-tahun sebelumnya Pengetan Jumenengan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Senin malam (26/02/2024). Hadir dalam acara sakral tersebut Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, Jajaran Forkopimda beserta istri, para Kepala Perangkat Daerah, serta RH Budhi Sardjono BE yang merupakan keturunan RAA Tjokronegoro I.
Dalam sambutan berbahasa Jawa, Hj Yuli Hastuti SH mengucapkan terimakasih kepada para tamu undangan dan mengapresiasi semua pihak terkait yang telah ikut serta dalam pembangunan Kabupaten Purworejo. ”Dengan penuh rasa syukur, saya ucapkan selamat ulang tahun ke 193 Kabupaten Purworejo. Semoga Allah SWT selalu menjaganya dan memberikan rahmatnya, menjadikan kabupaten yang sejahtera," ungkapnya.
Lebih lanjut Bupati mengajak jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat bersatu-padu untuk meneruskan perjuangan pembangunan para pendahulu, demi membawa Purworejo lebih maju di masa yang akan datang. Yakni sesuai dengan visi Kabupaten Purworejo yang tertuang dalam visi "Purworejo Berdaya Saing 2025" atau panca daya saing.
"Kami berharap dengan adanya Pengetan Jumenengan ini, generasi muda mengerti sejarah Purworejo dan bergotong royong dalam pembangunan budaya untuk jati diri Kabupaten Purworejo," tandasnya.
Pengetan Jumenengan selalu menampilkan dua pagelaran sendratari utama, yaitu Beksan Kidung Cakra dan Beksan Cakra Tunggal. Beksan Kidung Cakra merupakan tarian yang ditampilkan khusus, yakni pada Pengetan Jumenengan Bupati pertama Purworejo RAA Tjokronegoro I. Beksan Kidung Cakra merupakan karya seniman tari Purworejo Melania Sinaring Putri yang diperagakan oleh tujuh penari perempuan. Beksan Kidung Cakra merupakan tarian yang mengisahkan lingkaran kehidupan manusia yang terus berputar.
Sedangkan Beksan Cakra Tunggal merupakan sebuah karya tari yang terinspirasi dari keberanian dan kepemimpinan tokoh Bupati pertama RAA Tjokronegoro I. Beksan Cakra Tunggal karya seniman Wibi Supri Andoko menceritakan tentang semangat keprajuritan, selalu siap berjuang untuk menjalankan tugas dan amanah dalam keadaan apapun.
Pada Tarian ini sekaligus menggambarkan legacy dari RAA Tjokronegoro I seperti Pendopo Kabupaten dan Rumah Dinas, Alun-alun Purworejo, Bedhug Pendowo, dan saluran irigasi Kedung Putri. Dua tarian tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Beksan Kidung Cakra mewakili kepribadian luhur, sedangkan Cakra Tunggal mengejawantahkan keluhurannya.
Sumber: Prokopim








