▴hut bhayangkara▴ - Rapat Evaluasi Kinerja Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) Paruh Waktu
- Sekretariat DPRD Kawal Pelaksanaan Rapat Paripurna Maraton, Pertanggungjawaban APBD 2025 hingga Penyampaian KUA-PPAS 2027
- Raperda Pertanggungjawaban APBD Purworejo TA 2025 Disepakati DPRD Beri Sejumlah Catatan Evaluasi
- Ketua DPRD Purworejo Hadiri Final Turnamen Bola Voly Mranggi Cup 2026
- Hadiri Turnamen Piala Ketua DPRD, Ketua DPRD Dukung Sepak Bola Usia Dini
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Laksanakan Harmonisasi Dua Raperda
- DPRD Kabupaten Purworejo Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Kediri
- Komisi I DPRD Purworejo Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
- Banggar DPRD Gelar Rapat Kerja Bahas Sinkronisasi RKPD Perubahan Tahun Anggaran 2026
- Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Purworejo Susun Agenda Kegiatan Bulan Juli dan Agustus 2026
50 Warga Tidak Mampu di Desa Geparang Terima Bantuan dari Sekretariat DPRD Purworejo
Berita Terkait
- Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 20260
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD0
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan 0
- Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 0
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 20260
- DPRD Sukoharjo Lakukan Kunjungan Kerja ke DPRD Purworejo0
- Pimpin Apel Pagi, Sekretaris DPRD Purworejo Tekankan Disiplin ASN dan Efisiensi Anggaran 0
- Sekretariat DPRD Purworejo Hadiri Sosialisasi Perubahan Renja PD 20260
- Sub bagian Umum dan Kepegawaian adakan Rapat Internal 0
- Sekretariat DPRD Menggelar Rapat Bahas Penerapan Informasi PPID dan JDIH DPRD Kabupaten Purworejo0
Berita Populer
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

PURWODADI – Sebanyak 50 warga tidak mampu di Desa Geparang, Kecamatan Purwodadi, menerima bantuan tali asih dari Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo dalam kegiatan desa binaan yang dilaksanakan pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di desa-desa kategori merah.
Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo, Agus Ari Setiyadi, mengatakan Desa Geparang menjadi desa binaan Sekretariat DPRD sesuai penugasan dari Pemerintah Kabupaten Purworejo kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendampingi desa dengan tingkat kemiskinan tinggi.
"Kami menyesuaikan dengan instruksi Ibu Bupati bahwa setiap OPD memiliki desa binaan. Sekretariat DPRD mendapat tugas mendampingi Desa Geparang, Kecamatan Purwodadi, dengan harapan secara bertahap status desa merah dapat ditingkatkan menjadi lebih baik," kata Agus Ari Setiyadi didampingi Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Purworejo, Ulik Sri Widiatmi SSos MAP.
Selain menyerahkan bantuan kepada 50 warga kurang mampu, jajaran Sekretariat DPRD juga melakukan inventarisasi berbagai kebutuhan masyarakat yang diperlukan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga.
Menurut Agus, bantuan yang diberikan memang tidak besar, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Ia menambahkan, kegiatan serupa direncanakan dapat dilakukan secara berkala, minimal dua kali dalam setahun.
"Kami ingin kepedulian ini tidak berhenti sekali saja. Harapannya bisa dilaksanakan rutin, sehingga sedikit banyak dapat membantu mengurangi beban belanja dan kebutuhan sehari-hari warga," ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu perangkat daerah saja. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai OPD agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara lebih komprehensif.
Beberapa kebutuhan yang saat ini sedang didata antara lain program Rumah Layak Huni (RLH), pelatihan keterampilan bagi warga miskin, bantuan bibit tanaman dan ternak untuk meningkatkan pendapatan keluarga, hingga kebutuhan sarana dan prasarana pendukung seperti akses jalan dan penerangan lingkungan.
"Kami ingin mengetahui kebutuhan riil masyarakat. Apakah masih membutuhkan rumah layak huni, pelatihan ekonomi produktif, bantuan bibit, atau sarana prasarana lainnya yang dapat menunjang kehidupan mereka," jelasnya.
Melalui program desa binaan tersebut, Sekretariat DPRD berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Geparang sehingga status desa merah dapat dihapus secara bertahap.
Agus menambahkan, upaya tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap target Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam menurunkan angka kemiskinan hingga berada pada level satu digit sebagaimana tertuang dalam target pembangunan daerah.
"Harapannya angka kemiskinan di Kabupaten Purworejo dapat terus turun, sehingga target pemerintah daerah untuk menekan kemiskinan di bawah 10 persen dapat tercapai," harap Agus Ari.(*)


.png)





