- Optimalkan Kinerja di Tengah Efisiensi, Komisi A Kota Magelang Studi Komparasi ke DPRD Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Bidang Infrastruktur, Komisi C DPRD Kota Magelang Sambangi DPRD Purworejo
- Sekretaris DPRD Tekankan Ketertiban Administrasi dan Digitalisasi Arsip
- Komisi III Hadiri FGD Raperda Kepariwisataan, Dorong Penguatan Sektor Wisata
- Komisi III DPRD Hadiri FGD Raperda Kepariwisataan, Dorong Penguatan Sektor Pariwosata
- Optimalkan Kinerja Di Tengah Efisiensi, Komisi A DPRD Kota Magelang Studi Komparasi ke Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Bidang Infrastruktur , Komisi C DPRD Kota Magelang Sambangi DPRD Kabupaten Purworejo
- Apel Pagi Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo, Sekretaris DPRD Tekankan Ketertiban Administrasi dan Digitalisasi Arsip
- Perkuat Perlindungan Pekerja, Komisi IV Ikuti FGD III Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
- Komisi IV Hadiri FGD II Penyusunan Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Komisi III Hadiri FGD Raperda Kepariwisataan, Dorong Penguatan Sektor Wisata
Berita Terkait
- Komisi III DPRD Hadiri FGD Raperda Kepariwisataan, Dorong Penguatan Sektor Pariwosata0
- Optimalkan Kinerja Di Tengah Efisiensi, Komisi A DPRD Kota Magelang Studi Komparasi ke Purworejo0
- Tingkatkan Kapasitas Bidang Infrastruktur , Komisi C DPRD Kota Magelang Sambangi DPRD Kabupaten Purworejo0
- Apel Pagi Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo, Sekretaris DPRD Tekankan Ketertiban Administrasi dan Digitalisasi Arsip0
- Perkuat Perlindungan Pekerja, Komisi IV Ikuti FGD III Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 0
- Komisi IV Hadiri FGD II Penyusunan Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 0
- Setwan Hadiri Rakor Pembahasan Draft Raperda Penataan dan Pengendalian Infrastruktur Pasif 0
- Setwan Hadiri Rakor Dewan Smart City 0
- Asdeksi Workshop Nasional: Bahas Aturan Tunjangan Perumahan DPRD hingga Komunikasi Organisasi 0
- Bapemperda Gelar Rapat Persiapan Perubahan Propemperda Tahun 20260
Berita Populer
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepariwisataan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Kopi Jolotundo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
FGD tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo Hj. Tursiyati bersama anggota Komisi III, serta melibatkan perangkat daerah terkait. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyusunan regulasi kepariwisataan yang komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan daerah.
Penyusunan Naskah Akademik Raperda Kepariwisataan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT Tugu Integritas Indonesia Yogyakarta sebagai pihak pendamping penyusunan naskah akademik dan raperda. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan regulasi yang berbasis data, analisis akademis, serta selaras dengan dinamika regulasi nasional dan kebutuhan lokal.
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai isu strategis terkait kondisi kepariwisataan di Kabupaten Purworejo. Meskipun memiliki potensi besar di sektor wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif, pengelolaan pariwisata dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti lemahnya tata kelola, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurang optimalnya promosi dan infrastruktur pendukung.
Komisi III DPRD memberikan sejumlah masukan penting, di antaranya perlunya penguatan potensi lokal wisata melalui pemetaan yang terarah dan peningkatan promosi destinasi unggulan. Selain itu, optimalisasi anggaran sektor pariwisata juga menjadi perhatian, mengingat sektor ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah.
Lebih lanjut, sinergi lintas sektor juga menjadi kunci dalam pengembangan pariwisata, terutama dalam penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, penerangan, serta konektivitas menuju destinasi wisata. Peran perangkat daerah teknis dinilai sangat penting dalam mendukung pengembangan kawasan wisata, khususnya di wilayah yang memiliki potensi besar.
Melalui FGD ini, diharapkan Raperda Kepariwisataan yang sedang disusun dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Purworejo, sekaligus mampu mendorong peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.







