Gelar Kegiatan Reses DPRD Masa Persidangan III, Warga Adukan Soal Bronjong Bogowonto

By admin setwan 17 Sep 2026, 10:33:45 WIB Kegiatan

Berita Terkait

Berita Populer

Gelar Kegiatan Reses  DPRD Masa Persidangan III, Warga Adukan Soal Bronjong Bogowonto

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Daerah Pemilihan II, Sigit Apriyanto, S.T. F- Demokrat menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan ke III Tahun 2026


Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Purworejo, Sigit Apriyanto, ST, menyerap sejumlah persoalan mendesak dari masyarakat saat menggelar reses masa persidangan ketiga tahun 2026. Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan warga dari berbagai unsur tersebut dipusatkan di Balai Desa Guyangan, Kecamatan Purwodadi, Selasa (14/9/2026).

Dalam kesempatan itu, warga memanfaatkan ruang dialog untuk menyampaikan berbagai hambatan pembangunan dan infrastruktur yang masih dihadapi di wilayah mereka. Sejumlah isu utama yang mendominasi meliputi pengamanan tebing Sungai Bogowonto, kelanjutan proyek Waduk Bener, kebutuhan sarana pendidikan keagamaan, hingga penambahan fasilitas penerangan jalan umum (PJU).

Salah satu aspirasi paling disorot adalah urgensi pembangunan bronjong di sepanjang aliran Sungai Bogowonto, khususnya di Desa Guyangan. Widiyatmoko, salah satu perwakilan warga, mengungkapkan bahwa usulan tersebut sudah berulang kali disuarakan melalui Musrenbang desa maupun kecamatan selama lebih dari 15 tahun tanpa realisasi yang jelas.Menurutnya, kondisi tebing saat ini kian mengkhawatirkan karena bagian tanah di bawah bangunan parapet terus tergerus air hingga membentuk struktur yang menggantung.

Menanggapi hal tersebut, Sigit Apriyanto menegaskan bahwa persoalan ini memerlukan perhatian khusus karena penanganan Sungai Bogowonto berada di bawah kewenangan Balai Besar. Ia berjanji akan segera membawa dan mengomunikasikan persoalan teknis tersebut langsung kepada pihak Balai Besar di Yogyakarta, dan permasalahan tersebut akan dibawa ke Balai Besar di Jogja

Selain ancaman erosi sungai, warga juga menitipkan harapan terkait ketersediaan air irigasi pertanian dan kejelasan proyek pembangunan Waduk Bener. Warga berharap agar pembangunan bendungan tersebut dapat kembali berjalan normal dan menjangkau wilayah selatan Purworejo.

Terkait hal itu, Sigit menjelaskan bahwa dirinya telah membangun komunikasi langsung dengan Balai Besar di Yogyakarta serta kementerian terkait. Berdasarkan koordinasi tersebut, diketahui bahwa pembangunan Waduk Bener saat ini masih tersendat akibat kendala anggaran. Kendati demikian, ia berkomitmen untuk terus mendorong agar proyek strategis nasional tersebut tidak mandek.

Dari sektor sosial dan keagamaan, perwakilan kaum perempuan, Vivi, mengusulkan pembangunan tempat mengaji yang layak bagi anak-anak. Selama ini, ia bersama sekitar 50 anak didiknya terpaksa memanfaatkan ruangan yang ada dengan fasilitas seadanya.

Aspirasi krusial lainnya yang turut disuarakan warga adalah minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan penghubung, seperti jalur dari Keduren hingga Jogoboyo, serta kawasan perempatan Purwodadi menuju Cokroyasan dan Krendetan. Kondisi jalan yang gelap gulita dinilai meningkatkan kerawanan kecelakaan lalu lintas pada malam hari.

Menanggapi usulan PJU tersebut, Sigit menyatakan bahwa kebutuhan penerangan jalan ini sebenarnya telah diperjuangkannya sejak dua tahun terakhir. Ia memastikan aspirasi tersebut akan kembali dikoordinasikan dengan dinas terkait agar bisa dimasukkan ke dalam skala prioritas penambahan titik lampu tahun ini.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment