▴HUT RI 81▴ - Banggar DPRD Purworejo Bahas Tindak Lanjut Evaluasi Gubernur terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Ketua DPRD Purworejo Hadiri Pisah Sambut Kapolres Purworejo
- Sutardi Gelar Reses di Desa Kembang Kuning, Serap Aspirasi Warga
- Ajeng Dewi Gelar Reses di Desa Rendeng, Serap Aspirasi Warga
- Anggota DPRD Dapil 3 Gelar Kegiatan Reses Masa Persidangan ke III Tahun 2026, Aspirasi Warga Menjadi Perhatian
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Resepsi Penahbisan Pendeta GKJ Purworejo
- Reses DPRD Purworejo Bahas Program Pembangunan dan Aspirasi Warga
- Gelar Kegiatan Reses DPRD Masa Persidangan III, Warga Adukan Soal Bronjong Bogowonto
- Sekretariat DPRD Purworejo Gelar Apel Pagi, Bahas Agenda Koordinasi dan Pendampingan Reses
- DPRD Kabupaten Kediri Adakan Kunjungan Kerja ke Purworejo, Bahas Sinkronisasi Rencana Kerja Alat Kelengkapan Dewan
Bimbingan Teknis Inovasi Jari Doiku dan TV Serasi Tahun 2025
Berita Terkait
- Sekretariat DPRD Purworejo Ikuti Sosialisasi dan Bimtek di DPRD Provinsi DIY0
- Tim Redaktur Buletin Wakil Rakyat Matangkan Materi Siap Cetak0
- Shelter Kuliner Sepi, Pedagang Mengeluh ke Komisi III DPRD0
- Wakil Ketua DPRD Purworejo, Rokhman Dorong Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda0
- DPRD Purworejo Undang Perangkat Daerah Hadiri Rapat Paripurna Pembahasan APBD 20260
- Desk IEPK Untuk Mengukur Pengendalian Korupsi di Tingkat OPD0
- Komisi II Lakukan Pengawasan Tinjau Proyek Jalan Kalijambe-Cacaban Lor0
- Forum Group Discussion Penyusunan RIPJPID Kabupaten Purworejo0
- Dukung Adipura, Sekretariat DPRD Gelar Kerja Bakti0
- Sekretariat DPRD Terima Anak Magang/PKL0
Berita Populer
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

PURWOREJO (26/9/2025) – Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait implementasi inovasi Jari Doiku dan TV Serasi tahun 2025. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris DPRD, Agus Ari Setiadi dan oleh Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Setwan, Bambang Budoto, Kabag Umum dan Keuangan, Ulik Sri Widiatmi serta dihadiri seluruh karyawan-karyawati Sekretariat DPRD, para wartawan dan stakeholder terkait.
Dalam arahannya, Agus Ari Setiadi menegaskan bahwa inovasi menjadi salah satu objek penilaian kinerja perangkat daerah, sehingga harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.
“Tidak boleh sama, hari ini harus lebih baik dari kemarin. Setiap tahun harus ada minimal satu inovasi baru yang aplikatif dan bisa diimplementasikan dalam tugas serta kewajiban, terutama terkait pelaporan dan pertanggungjawaban,” ungkapnya.
Tahun ini, dua inovasi yakni Jari Doiku dan TV Serasi menjadi fokus pengembangan. Keduanya dinilai aplikatif karena melibatkan stakeholder, berjejaring dengan Dinas Kominfo, serta berkaitan erat dengan produk hukum yang dihasilkan oleh pemangku kebijakan.
Bambang menambahkan, inovasi bukan sekadar formalitas atau untuk mengejar nilai penilaian kinerja, melainkan sebuah keniscayaan.
“Menampilkan produk inovasi itu mudah, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana indikator kinerja benar-benar dapat diimplementasikan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penerapan indikator kinerja tidaklah sederhana. Dari dua indikator utama dan tujuh sub indikator yang ada, sangat sulit bagi siapapun untuk meraih nilai sempurna. Oleh karena itu, inovasi tidak boleh berhenti pada satu bagian, melainkan harus dilakukan oleh seluruh unit kerja.
Menurutnya, melalui dua program inovasi tersebut, terdapat 14 kegiatan dan 31 sub kegiatan yang akan dilaksanakan.
“Setwan harus berjalan sesuai etika, patut, dan wajar, bukan sekadar apa adanya. Inovasi yang ada harus dijalankan dan dikembangkan agar bermanfaat nyata,” jelasnya.
Dengan adanya bimtek ini, diharapkan perangkat di lingkungan Setwan dapat lebih memahami serta mengoptimalkan pelaksanaan inovasi, sehingga mampu mendukung kinerja dan pelayanan yang lebih baik ke depan.








