▴STEAK HOUSE▴ - Komisi I DPRD Purworejo Setujui Proses Lanjutan Hibah Aset Eks Bangunan SDN dan Lahan PMI
- Bapemperda Bahas Raperda Perubahan PDRD
- Setwan Hadiri Pertemuan Asdeksi Tingkat Nasional
- Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah
- Paripurna Peresmian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Antar Waktu
- Wakil Ketua DPRD Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I
- Ketua DPRD dan Ketua Komisi I Hadiri Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik Inspektorat Daerah
- Sekretariat DPRD Selenggarakan Forum Perangkat Daerah dan Forum Konsultasi Publik
- Wakil Ketua DPRD Serahkan Bantuan Buku dan Tinjau Bantuan PAUD di Somongari
- Pimpinan dan Anggota DPRD Saksikan Grebeg Budaya Purworejo 2026
Bantuan Pangan Beras Tahap III 2024 untuk 72.568 KPM
Berita Terkait
- DPRD Kabupaten Purworejo Periode 2024-2029 Resmi Dilantik.0
- Diikuti 55 Klub, Festival Layang-layang 2024 Digelar di Ketawang0
- Pembinaan Atlet Butuh Kerjasama Lintas Sektoral0
- Keterbukaan Informasi Publik Dapat Mencegah Penyelewengan Dana Desa0
- Lembaga Pendidikan Agama Butuh Sokongan Anggaran0
- Peraturan Bupati Purworejo Nomor 118 Tahun 20230
- Peraturan Bupati Purworejo Nomor 117 Tahun 20220
- Peraturan Bupati Purworejo Nomor 3 Tahun 20240
- Komisi 3 melaksanakan rapat dengan BPKPAD terkait Rancangan KUA PPAS TA 20250
- DPRD Kab.Purworejo melaksanakan Rapat Penyampaian Perubahan Paripurna KUA PPAS Tahun 20240
Berita Populer
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH secara resmi melepas Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Bantuan Pangan Beras Tahap Ketiga Tahun 2024 di Pendopo Kabupaten Purworejo, Kamis (15/8/2024). Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Purworejo.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Hadi Sadsila SP MM, Kepala Dinsosdaldukkb Ahmad Jainudin SIP MM, Kepala DPPPAPMD Laksana Sakti AP MSi, Kepala Bappedalitbang Drs Heri Raharjo MSi, Kabag Perekonomian Anggit Wahyu Nugroho SSi MAcc, Kabag Prokopim Anas Naryadi SH MM, Kepala Bulog Magelang Muhammad Ihsan MSi, Kepala Gudang Bulog Butuh Galih, dan unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa beras yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat terkadang mengalami peningkatan harga di pasaran yang cukup signifikan. Hal ini berpengaruh terhadap peningkatan laju inflasi di Indonesia.
“Penyaluran CPP berupa beras adalah bagian dari program nasional yang dilakukan secara berkesinambungan, guna memastikan bahwa setiap warga negara memiliki akses terhadap beras dengan harga yang terjangkau,” tandasnya.
Menurut Bupati, dengan dilaksanakannya Penyaluran CPP untuk Bantuan Pangan Beras, potensi terjadinya krisis pangan dapat dicegah dan kepastian pangan bagi masyarakat dapat terjamin.
“Harapan saya, Penyaluran CPP untuk Bantuan Pangan Beras Tahap Ketiga Tahun 2024 di Kabupaten Purworejo berjalan dengan baik, dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harapnya.
Dijelaskan Bupati, penyaluran CPP untuk Bantuan Pangan Beras Tahap Ketiga Tahun 2024, sebanyak 10 kilogram per bulan untuk 72.568 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pada 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo untuk alokasi bulan Agustus, Oktober, dan Desember 2024.
“Saya berpesan kepada DKPP dan seluruh pihak terkait, agar melaksanakan kegiatan ini sebaik mungkin. Sehingga Penyaluran CPP untuk Bantuan Pangan Beras ini betul-betul bisa diterima oleh masyarakat, terutama kepada masyarakat miskin atau keluarga yang mengalami rawan pangan dan gizi,” pesannya.
Sementara Hadi Sadsila menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk pengendalian inflasi beras dan mendukung penstabilan harga beras di tingkat konsumen.
”Penyaluran bantuan pangan mempunyai dampak positif di sisi para petani, karena petani akan mendapat harga jual yang baik, sedangkan pada kalangan masyarakat yang membutuhkan bahan pangan beras akan terpenuhi kebutuhannya,” katanya.
Sumber: Prokopim








