▴STEAK HOUSE▴ - Sela Wasda Parkir, Komisi III DPRD Purworejo Tinjau Kios di Area Terminal Kutoarjo
- Komisi IV Rapat Bahas Rencana Kerja OPD Tahun 2026
- Wasda Komisi II Kunjungi Lumbung Pangan Gapoktan di Ngombol
- Komisi III Sidak Parkir di Kutoarjo
- Komisi III DPRD Purworejo Lakukan Pengawasan Rusunawa Bayem Kutoarjo
- Peresmian Musholla Sekretariat DPRD, Sekwan Ajak Pegawai Makmurkan Sarana Ibadah
- Komisi I DPRD Purworejo Bahas Hibah Tanah untuk Kantor Imigrasi dan PMI
- SMK II Adakan Audiensi ke DPRD Kabupaten Purworejo
- Rapat Paripurna DPRD Purworejo Umumkan Calon Pengganti Unsur Pimpinan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Desa Gowong
Komisi II Tinjau Sejumlah Fasilitas Transportasi Publik
Berita Terkait
- Sekretariat DPRD dan Bagian Hukum Setda Purworejo Ikuti Rapat Koordinasi Asistensi Penyusunan Propemperda 2026 oleh Kemendagri0
- Bapemperda Gelar Rapat Finalisasi Propemperda Tahun 20260
- Komisi I Hadiri FGD Penyusunan Kajian Akademik Tata Kelola UMKM0
- Rapat Koordinasi Perencanaan Pembentukan Peraturan Daerah0
- Bapemperda Koordinasi ke Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri0
- Badan Musyawarah DPRD Gelar Rapat Agendakan Kegiatan Selama November - Desember0
- Komisi I DPRD Hadiri FGD Penyusunan Naskah Akademik Raperda di Magelang0
- Bapemperda DPRD Purworejo Gelar Rapat Rencana Tindak Lanjut Evaluasi Perda Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah0
- Bapemperda DPRD Hadiri FGD Penyusunan NA dan Draft Raperda tentang Penataan dan Pengendalian Infrastruktur Pasif Telekomunikasi0
- Badan Anggaran DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD TA 20260
Berita Populer
- Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo 2025-2029
- Tunaryo Pimpin DPRD Kabupaten Purworejo Periode Tahun 2024-2029
- Pembahasan Pedoman Indikator PKD MCP Tahun 2025
- Rapat Indikator MCSP Dalam Rangka Pencegahan Korupsi Daerah
- Anggota Dapil 6 mengikuti Rapat RKPD di Kec Gebang
- Kunjungan Konsultasi & Koordinasi DPRD Kab. Blitar
- Komisi III mendatangi Kandang Setia farm Kec. Ngombol
- Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
- Rapat Komisi IV DPRD Kab.Purworejo dengan DISPARBUD terkait program kerja tahun 2021
- DPRD Purworejo Audiensi Warga Desa Wadas

PURWOREJO- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo mendorong adanya perbaikan serta optimalisasi sejumlah fasilitas transportasi publik di Kabupaten Purworejo. Adanya peningkatan sarana dan prasarana diharapkan mampu mendongkrak animo masyarakat untuk menggunakan moda trasportasi umum, khususnya angkutan kota (Angkot) dan angkutan perdesaan.
Hal itu menjadi catatan Komisi II DPRD Purworejo, usai melakukan Pengawasan Dalam Daerah di sejumlah terminal pada Kamis (20/11/2025). Dengan menaiki Angkot, Ketua Komisi II DPRD, Alipman Syafii, bersama seluruh anggota Komisi II dan Sekretaris Dinas Perhubungan (Dinhub) Purworejo, Lely Nur Hidayati, beserta jajarannya mengawali kunjungan di Terminal Tipe C Kongsi Purworejo. Rombongan kemudian melihat langsung keberadaan Terminal Bus Tipe A Purworejo dan Terminal Tipe B di Kutoarjo. Mereka juga mendatangi lokasi perlintasan sebidang kereta api di Desa Bayem Kecamatan Kutoarjo serta garasi bus PO Sumber Alam.
Di Terminal Kongsi, Komisi II mendapati adanya kerusakan jalan di sejumlah titik dan masalah sampah. Menurut Alipman, Dinhub perlu bekerja sama dan berkolaborasi dengan perangkat daerah terkait untuk menangani 2 persoalan tersebut.
"Kerusakan jalan dan bak sampah terbuka yang berbau ini mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan pengguna Angkot. Apalagi saat musim hujan, jadi mendesak ditangani, " kata Alipman.
Komisi II juga menemukan adanya kios-kios liar yang didirikan oleh pedagang kaki lima (PKL). Keberadaan bangunan tanpa izin itu perlu segera ditertibkan.
"Ada kios-kios yang dibangun PKL, itu harus ditertibkan. Supaya area terminal tetap tertata dan tidak mengganggu alur angkutan," ungkapnya.
Di Terminal Tipe A, Komisi II diterima oleh Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purworejo, Slamet Jiwantoro. Dari hasil pemantauan, para anggota dewan melihat terminal yang dibangun dengan anggaran besar dari pusat itu belum dimanfaatkan secara optimal.
Sekretaris Komisi II, Rudi Hartono, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk menemukan solusi atas sepinya aktivitas di terminal tersebut.
"Ada masukan bahwa terminal ini kurang ramai. Nah, kita masuk dan akan membedah apa saja agar ke depan terminal ini bisa berfungsi dengan baik," ujar Rudi.
Rudi menegaskan bahwa fasilitas terminal sebenarnya sudah sangat memadai, tetapi belum ditopang dengan aktivitas produktif dari masyarakat atau pelaku transportasi.
"Tempat ini sudah bagus dan menghabiskan biaya banyak sekali. Sejatinya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin," tegasnya.
Komisi II menilai perlunya terobosan agar terminal kembali hidup dan menjadi simpul mobilitas masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan kegiatan yang mampu menarik pengunjung.
"Ini jadi PR kita semua, bagaimana cara meramaikan lagi? Mungkin kita adakan spot wisata yang menopang terminal, atau perbanyak event-event agar masyarakat dari luar daerah datang ke Purworejo," tambah Rudi.
Komisi II berkomitmen menggodok langkah-langkah strategis bersama pemangku kepentingan agar Terminal Tipe A kembali bermanfaat dan mampu menjalankan fungsinya sebagai pusat transportasi yang representatif.
"Ke depan terminal ini harus bisa hidup lagi. Kita pikirkan bareng-bareng," tandasnya.
Catatan serupa juga ditemukan di Terminal Tipe B Kutoarjo. Komisi II menilai bahwa Sarpras di terminal tersebut sudah memadai, tetapi belum teroptimalkan. Keberadaan aula dan ruang pertemuan terbuka di lantai 2 terminal potensial untuk dihidupkan.
“Ini sangat representatif dan pontensial untuk dikembangkan. Dengan hidupnya terminal ini kita berharap animo masyarakat menggunakan transportasi umum ikut meningkat,” kata Rujiyanto, Anggota Komisi II.
Sementara di perlintasan kereta api sebidang Desa Bayem, Komisi 2 menyoroti adanya keterbatasan sistem pemberitahuan kereta api. Saat ini, para petugas hanya dapat mengetahui kereta api yang akan melintas lewat jadwal manual. Mereka belum mendapatkan akses pemberitahuan otomatis lewat sistem seperti yang dimiliki PT KAI.
“Ke depan kalau bisa kita kerja sama dengan PT KAI agar petugas ini bisa mendapatkan akses pemberitahuan by sistem sehingga lebih akurat karena ini menyangkut keselamatan,” kata Fdhy Kiawan, Anggota Komisi II.
Pada akhir kunjungan, para anggota dewan secara simbolis menempelkan stiker barcode berisi informasi destinasi wisata Purworejo di sejumlah bus yang terparkir di garasi PO Sumber Alam.
Kabid Angkutan, Terminal, dan Perparkiran Dinhub Purworejo, Jayadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi II DPRD terhadap transportasi Publik. Sejumlah masukan telah diinventarisasi dan akan ditindaklanjuti.
“Semoga ke depan angkutan di Purworejo akan eksis lagi, seperti zaman dulu. Terkait prasarana, akan kita upayakan pengusulan dan pembenahan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.








